Galeri

PDF Cetak Email
“THE view is very beautiful, I really like (Pemandangannya sangat indah. Saya sungguh menikmatinya),” ungkap Manuel, salah satu staf armada kapal perang Philipina BRP-Queson–007 ketika diwawancari wartawan disela-sela kunjungan ke Objek Wisata Jalan Salib Suci Mahawu (JJSM), Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, Jumat (15/8) kemarin.
Berjalan sesuai jadwal panitia, rombongan peserta Sail Bunaken asal Philipina yang bertolak dari pelabuhan Bitung tiba di Tomohon sekitar pukul 13.00 Wita. Dengan menggunakan dua unit Bus Trans Kawanua, rombongan prajurit armada kapal perang Queson yang berjumlah 32 orang langsung diantar ke objek wisata religius yang belakangan ini menjadi maskot Sulut di Tomohon yakni Jalan Salib Suci Mahawu (JJSM) di Kakaskasen II.
Disambut dengan lantunan tim musik bambu lokal asal Kakaskasen, rombongan  peserta Sail Bunaken ini seolah tak sabar langsung menaiki rentetan anak tangga menuju puncak bukit JJSM. Tak ketinggalan di hampir setiap kesempatan para prajurit ini langsung mengabadikan momen-momen menarik dengan kamera digital yang tampak selalu menempel di tangan.
Tidak hanya terpesona dengan keindahan pemandangan alam serta ornamen-ornamen religi di Bukit Doa JJSM. Peserta Sail Bunaken ini juga sempat berpose bersama dengan tim musik bambu yang tampak enjoy melantunkan lagu-lagu khas Minahasa. “Say cheese, say cheese (ayo senyum),” teriak sejumlah peserta saat hendak mengabadikan momen beberapa rekannya yang tampak ceria ketika berpose di antara personil kelompok musik bambu.
Menurut Samuel Tooy, salah satu panitia Sail Bunaken yang mendampingi rombongan, sesuai rencana sebagian peserta Sail Bunaken ini akan mengunjungi beberapa tempat wisata di Tomohon dan Minahasa.
“Sesuai rencana hari ini akan mengunjungi JJSM dan industri rumah panggung di woloan kemudian menuju bukit kasih Kawangkoan Minahasa,” ungkap Tooy sembari menambahkan seharusnya kunjungan peserta Sail Bunaken ini bersama dengan peserta lain dari Singapura. “Namun mereka terlambat tiba, mungkin nanti kunjungan selanjutnya,” tambahnya.
Chris Roring staf Dinas Pariwisata Kota Tomohon yang menjadi pemandu rombongan tersebut mengungkapkan iven Sail Bunaken ini menjadi sarana Kota Tomohon untuk mempromosikan potensi-potensi wisata. “Iven Sail Bunaken ini sangat positif skali dan jadi kesempatan daerah untuk mempromosikan potensi-potensi wisata yang ada,” imbuh Roring didampingi Harry Fitrianto dari Lantamal VIII Manado.
Lantas, apa tanggapan para peserta Sail Bunaken asal Filipina ini dalam kunjungan singkat mereka ke Kota Tomohon? “I will be recommended this place to other and if we have chance, of course we will back (Saya akan rekomendasikan tempat kepada teman-teman lain dan jika ada kesempatan tentu kita akan kembali lagi),” ujar Manuel, sesaat sebelum bertolak ke Tondano. (Source: Ronly Wangania, mdopost.com)
 
Ada 13 tamu online

Pengunjung

7 negara pengunjung terbanyak:
Indonesia flag 86.7%Indonesia (40027)
Japan flag 3.6%Japan (1667)
United States flag 2.3%United States (1075)
United Kingdom flag 2.3%United Kingdom (1039)
Unknown flag 1.9%Unknown (879)
Russian Federation flag <1.0%Russian Federation (382)
Latvia flag <1.0%Latvia (158)
46142 kunjungan dari 73 negara

Jumlah Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini29
mod_vvisit_counterKemarin198
mod_vvisit_counterMinggu ini1215
mod_vvisit_counterMinggu lalu1671
mod_vvisit_counterBulan ini2385
mod_vvisit_counterBulan lalu7344
mod_vvisit_counterKeseluruhan100111

Statistik Situs

Anggota : 14
Isi : 32
Links Situs : 3
Content View Hits : 42687

MahawuPilgrim Networks

Facebook Facebook Group Flickr Friendster Photo Bucket Picasa Twitter
RocketTheme Joomla Templates